Hukum Mendatangkan Orang Kafir Ke Jazirah Arab

Posted: 30 - Mei - 2007 in Aqidah/Manhaj, Fatwa, Nasehat

 Bismilah

HUKUM MENDATANGKAN ORANG KAFIR

KE JAZIRAH ARAB

Oleh:

Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin rahimahullah

Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin rahimahullah ditanya:“Apa hukum mendatangkan orang-orang non muslim ke jazirah arab?”

Jawab: Mendatangkan orang-orang non muslim ke jazirah arab, saya khawatirkan hal ini termasuk bentuk penentangan terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Karena telah shahih dalam sabda beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, bahwa saat beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam sakit sebelum meninggal, beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (artinya):“Benar-benar akan aku keluarkan orang-orang Yahudi dan Nashrani dari jazirah arab sampai aku tidak membiarkannya melainkan ia telah menjadi muslim”.

Namun bila mendatangkan mereka untuk suatu keperluan karena kita sudah tidak mendapatkan orang muslim yang dapat memenuhi keperluan kita, maka hal ini boleh-boleh saja tetapi dengan syarat tidak memberikan hak secara mutlak kepada mereka.

Namun jika mendatangkan orang-orang kafir itu meninbulkan keruskan dien (agama), dalam masalah aqidah dan akhlak, hal itu menjadi haram, karena sesuatu yang boleh, apabila mengakibatkan kerusakan, maka menjadi haram dan haram juga sarana-sarananya. Dan kerusakan yang lain yang dikhawatirkan adalah kaum muslimin menjadi cinta kepada mereka dan ridlo dengan kekufuran mereka serta menjadi hilang ghiroh (semangat) mereka terhadap dien karena bergaul dengan mereka.

Mengambil orang muslim lebih baik dan cukup, alhamdulillah, dan kita memohon hidayah dan taufiq kepada Allah Ta’ala.

 

Dinukil dari Majmu’ Fatawa Arkanil Islam, soal no. 98.

Iklan
Komentar
  1. abu ibrahim berkata:

    ustadz, minta izin artikel diatas insya ALLAH saya translate into english, mo saya kirim ke HRD AL-FAISALIAH HOTEL, Riyadh KSA

    1. Tolong jangan panggil kami dengan sebutan “USTADZ”, panggil saja dengan Abu Muhammad atau Abdurrahman, insyaAllah itu sudah cukup.
    2. Kami ucapkan jazakallah khoiron katsiro, semoga dengan diterjemahkan dalam bahasa inggris akan lebih banyak diambil manfaatnya oleh kaum muslimin dari negeri lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s