TEMPAT-TEMPAT MUSTAJAB UNTUK BERDO’A DALAM SHOLAT

Posted: 10 - Oktober - 2007 in Fiqih, Nasehat

بسم الله الرحمن الرحيم

TEMPAT-TEMPAT MUSTAJAB

UNTUK BERDO’A DALAM SHOLAT

Oleh:

Abu Muhammad Abdurrahman bin Sarijan

 


Perintah Untuk Berdo’a

Allah Azza wa Jalla berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ (60) سورة غافر

“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Al-Ghofir/Mu’min: 60).

Allah Azza wa Jalla berfirman:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ (186) سورة البقرة

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS. Al-Baqoroh: 186).

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الدعاء هو العبادة

“Do’a adalah ibadah” (HR. Abu Dawud 2/78; Tirmidzi 5/211; Ibn Majah 2/1258. Lihat Shahih Jami’ Ash-Shoghir 3/150 dan Shahih Ibn Majah 2/324).

Tempat-tempat Berdo’a Dalam Sholat

Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah rahimahullah dalam kitabnya Zadul Ma’ad1) menerangkan tempat-tempat yang baik untuk berdo’a dalam sholat terdapat dalam tujuh tempat, yaitu:

Pertama: Ketika Takbiratul Ihrom, yakni ketika membaca do’a istiftah.

Kedua: Sebelum ruku’2).

Ketiga: Setelah I’tidal dari ruku’, sebagaimana telah tsabit hal yang demikian yang diriwayatkan oleh imam Muslim berasal dari hadits ‘Abdullah bin Abi Auf, ia berkata:

كان رسول الله صلى الله عليه و سلم إذا رفع رأسه من ركوع قال:”سمع الله لمن حمده, اللهم ربنا لك الحمد ملء السماوات و ملء الأرض وملء ما سئت من شيء بعد, اللهم طهرني بالثلج والبرد, والماء البارد, اللهم طهرني من الذنوب والخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الوسخ (رواه مسلم).

“Sesungguhnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam apabila ia bangkit dari ruku’, ia mengucapkan:”Sami’allahu liman Hamidah (dan membaca):

اللهم ربنا لك الحمد ملء السماوات و ملء الأرض وملء ما سئت من شيء بعد, اللهم طهرني بالثلج والبرد, والماء البارد, اللهم طهرني من الذنوب والخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الوسخ

(HR. Muslim no. 246).

Keempat: Ketika bangkit dari ruku’ dengan membaca:

سبحانك اللهم ربنا وبحمدك, اللهم اغفرلي (رواه البخاري؛ مسلم؛ أبو داود؛ النسائى؛ ابن ماجه؛ أحمد).

“Maha Suci Engkau Ya Allah, Rabb kami dan Kami Memuji-Mu. Ya Allah ampunilah (dosa-dosa) ku” (HR. Bukhori 2/233; Muslim no. 484; Abu Dawud no. 877; An-Nasa’I 2/190; Ibn Majah no. 889; Ahmad dalam Musnad-nya 6/43, 49, 100, 190).

Kelima: Ketika Sujud, inilah tempat terbaik untuk berdo’a (pent).

Keenam: Ketika duduk diantara dua sujud.

 

Ketujuh: Setelah Tasyahud sebelum salam sebagaimana diterangkan dalam hadits yang berasal dari Abi Hurairoh3) dan Fadlolah bin ‘Ubaid4).

 

Catatan Kaki:

1) Zadul Ma’ad 1/248-249. Tahqiq dan Takhrij Ahadits oleh: Syu’aib Al-Arna’ut dan Abdul Qodir Al-Arna’ut.

2) Berkata Al-Baihaqi:”Telah shahih bahwasannya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam melakukan qunut sebelum ruku’ akan tetapi riwayat bahwa beliau melakukan qunut setelah ruku’ lebih banyak dan lebih terjaga.

3) HR. Muslim no. 588.

4) HR. Tirmidzi no. 3475; Abu Dawud no. 1481; An-Nasa’I 3/44. Berkata At-Tirmidzi:”Hadits Shahih, dishahihkan oleh Al-Hakim dan disepakati oleh Adz-Dzahabi”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s