Kesempurnaan Kalimat لا إله إلا الله

Posted: 19 - Juni - 2007 in Aqidah/Manhaj, Fatwa

 Bismilah

KASEMPURNAAN KALIMAT لا إله إلا الله

 Oleh:

Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin rahimahullah

 

Soal: Bagaimanakah kalimat لا إله إلا الله mencakup seluruh macam tauhid?

Jawab: Kalimat tersebut mencakup seluruh macam tauhid (yakni; Tauhid Rububiyah, Uluhiyah, dan Tauhid Asma’ wa Shifat, pent), baik dengan tadhamun (=kandungan) maupun iltizam (=konsekuwensi). Hal ini karena perkataan seseorang aku bersaksi bahwa tidak ada ilah (=sesembahan) kecuali Allah, secara langsung yang dapat ditangkap oleh akal pikiran adalah tauhid ibadah yang disebut dengan tauhid uluhiyah, dan tauhid tersebut (tauhid uluhiyah, pent) mencakup tauhid rububiyah. Karena setiap orang yang beribadah kepada Allah semata, maka sesungguhnya dia tidak beribadah kepada-Nya sehingga dia mengakui rububiyah-Nya. Begitu juga mencakup tauhid asma’ wa shifat, karena manusia tidak akan beribadah kecuali orang yang tahu bahwa dia (yang diibadahi itu) mempunyai hak untuk diibadahi dikarenakan mempunyai nama-nama dan sifat-sifat. Oleh karena itu Nabi Ibrohim berkata kepada bapaknya:

“…يَا أَبَتِ لِمَ تَعْبُدُ مَا لَا يَسْمَعُ وَلَا يُبْصِرُ وَلَا يُغْنِي عَنكَ شَيْئًا (42) سورة مريم.

“Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun? (QS.Maryam: 42).

Jadi tauhid ibadah (uluhiyah, pent) mencakup tauhid rububiyah dan tauhid asma’ wa shifat.

 

Dinukil dari: Majmu’ Fatawa Arkanil Islam, soal no. 18.

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s