Hukum Mengubur Orang Mati Di Dalam Masjid

Posted: 16 - Mei - 2007 in Aqidah/Manhaj, Bantahan, Fatwa, Nasehat

 Bismilah

HUKUM MENGUBUR ORANG MATI DI DALAM MASJID

Oleh:

Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin rahimahullah

 

Soal: Apa hukumnya mengubur orang mati di dalam masjid?

Jawab: Mengubur orang mati di dalam masjid dilarang oleh Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau juga melarang membuat masjid di atas kuburan dan melaknat orang yang melakukannya. Saat menjelang wafat, beliau memperingatkan kaumnya bahwa hal itu termasuk perbuatan Yahudi dan Nashrani karena dapat menjadi washilah (=pengantar) menuju kesyirikan kepada Allah Azza wa Jalla dengan penghuni kubur. Sehingga manusia menyakini bahwa mereka mempunyai kekhususan-kekhususan tertentu yang membuat manusia harus bertaqarrub (=mendekatkan diri) kepada mereka dengan ketaatan-ketaatan kepada selain Allah Azza wa Jalla. Kaum muslimin harus mewaspadai fenomena yang berbahaya ini. Hendaklah masjid-masjidnya di bangun atas dasar tauhid dan aqidah yang benar serta kosong dari kuburan.

Allah Ta’ala berfirman:

وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا (18) سورة الجن.

“Sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah”.(QS. Al-Jin: 18).

Maka masjid Allah haruslah kosong dari fenomena kesyirikan, di dalamnya haruslah dilaksanakan ibadah hanya kepada Allah saja tanpa berbuat syirik kepada-Nya. Inilah kewajiban kaum muslimin.

 

Majmu’ Fatawa Arkanil Islam, soal no. 82


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s