Mengirim Pahala Bacaan Al-Qur’an Untuk Mayit

Posted: 15 - Mei - 2007 in Aqidah/Manhaj, Bantahan, Fatwa, Nasehat

 Bismilah

MENGIRIM PAHALA BACAAN AL-QUR’AN UNTUK MAYIT

Oleh:

Asy-Syaikh Abu Abdirrahman Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy rahimahullah

Pertanyaan 35; Apabila dibacakan Al Qur’an, apakah pahalanya sampai kepada si mayyit?

Jawab; Tidak sampai, dan ini adalah pendapat Al Imam Asy-Syafi’i rahimahullah dan beliau berdalil dengan firman Allah Ta’ala, “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya” (Qs. An-Najm (39);53). Dan juga hadist yang diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya dari hadist Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwa beliau bersabda, “Apabila anak adam meninggal dunia terputuslah amalannya kecuali dari tiga perkara; sedekah jariyah, atau anak yang shalih yang mendoakannya, atau ilmu yang bermanfaat”.

Apabila anak adam meninggal dunia terputuslah amalannya, beliau tidak katakan amalan orang lain (melainkan amalannya –pentj), orang yang membolehkannya bersandar kepada alasan ini, dan sebenarnya tidak ada dalil yang tegas untuknya, bahkan dalil yang tegas adalah bahwa ketika dua anak perempuan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam meninggal dunia, dan Utsman bin Madz’un, Hamzah, serta beberapa orang shahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, apakah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah memerintahkan untuk mengirim bacaan untuk mereka? Atau beliau tidak memerintahkannya? Beliau tidak memerintahkan untuk membacakan Al Qur’an untuk mereka.

Manusia (sekarang) lebih memperhatikan bid’ah dan meninggalkan yang wajib, saya tidak katakan mereka meninggalkan sunnah, bahkan mereka meninggalkan yang wajib.

Katakan kepada mereka, orang-orang yang lalai; mana yang harus didahulukan membayarkan hutang-hutang si mayyit atau membacakan untuknya Al Qur’an?! (Akan tetapi) yang mereka dahulukan adalah membaca Al Qur’an. Mana yang lebih utama juga membayarkan hutang-hutangnya atau membacakan untuknya Al Qur’an?! Mereka mengutamakan membacakan Al Qur’an. Kaum muslimin telah mengambil ajaran Islam melalui taklid, “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar” (Qs. Al Baqarah; 111).

Mana (riwayat yang menerangkan kalau) Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu membacakan Al Qur’an untuk Fathimah Radhiyallahu ‘Anha disaat Fathimah Radhiyallahu ‘Anha wafat, mana (riwayat) tersebut dengan sanad yang shahih?! Mana (riwayat) anak-anaknya Abu Bakar (pernah) membacakan Al Qur’an kepada Abu Bakar As-Shiddiq?! Yang penting saudara-saudaraku fillah, sekalian kesengsaraan dan kerugian ada pada selain jalan Allah Ta’ala.
Apabila seseorang mewakafkan tanah demi bacaan Al Qur’an (agar dibacakan untuknya Al Qur’an -pentj) maka wakaf tersebut batil (tidak sah -pentj) dan dibagi-bagikan di antara ahli warisnya kecuali kalau para ahli waris ingin agar tanah tersebut tetap untuk kemaslahatan seperti untuk madrasah tahfidz Al Qur’an atau untuk sumur (umum) atau yang lainnya dari maslahat-maslahat yang bermanfaat, maka yang demikian itu tidak mengapa. Wallahul musta’an.

Sumber : Ijabatus Sa’il no: 35

http://www.ahlussunnah-jakarta.com/artikel_detil.php?id=35


 

Iklan
Komentar
  1. abu azam berkata:

    Assalamu’alaikum warohmatullohiwabarokatuh
    Ya Akhi Abdurrahman, artikel yang sungguh bermanfaat, Ana salin ya Akhi?
    Ada artikel yang lain gak tentang MENGIRIM PAHALA BACAAN AL-QUR’AN UNTUK MAYIT?
    Barokallohufik

    Wa ‘alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh.
    Silakan menyalin artikel-artikel pada web ini dengan syarat: menjaga amanat, tidak untuk tujuan komersil, dan menyebutkan sumbernya. Barokallah fiikum.

  2. narimo berkata:

    ya akhi…
    ada riwayat yang menyatakan bahwa pahala sedekah seseorang yang diatasnamakan orang yang sudah matipun diterima Tuhan, akhi?

    Silakan antum tulis riwayat itu.Dan insyaAllah akan kami cari derajat haditsnya.

  3. narimo berkata:

    ya akhi….
    bukankah sebelum tidur kita sebaiknya mendo’akan saudara seiman kita, baik yang masih hidup maupun mati?

    Yang kami tahu bacaan do’a sebelum tidur yang diriwayatkan dari sahabat Huzaifah radhiallahu ‘anhu adalah sbb:
    باسمك اللهم أموت و أحياء
    “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Mematikan dan Menghidupkan” (HR. Bukhori; Muslim)

  4. narimo berkata:

    Dari Abdullah bin Abbas ra bahwa Saad bin Ubadah ibunya meninggal dunia ketika ia tidak ada ditempat, lalu ia datang kepada Nabi SAW unntuk bertanya:� Wahai Rasulullah SAW sesungguhnya ibuku telah meninggal sedang saya tidak ada di tempat, apakah jika saya bersedekah untuknya bermanfaat baginya ? Rasul SAW menjawab: Ya, Saad berkata:� saksikanlah bahwa kebunku yang banyak buahnya aku sedekahkan untuknya� (HR Bukhari).

    Tolong tuliskan dalam bahasa arabnya ya, supaya kami mudah untuk mencarinya. Barokallah fik.

  5. narimo berkata:

    jazakaullah khoiron

    Maksudnya?

    Bukankah kami meminta kepada anda untuk menuliskan teks bahasa arab hadits tersebut?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s