Hikmah Penciptaan Jin dan Manusia

Posted: 24 - April - 2007 in Aqidah/Manhaj, Fatwa

 Bismilah

HIKMAH PENCIPTAAN JIN DAN MANUSIA

Oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin rahimahullah

 

Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin rahimahullah Ta’ala ditanya tentang hikmah penciptaan jin dan manusia?

Jawab: Sebelum saya berbicara tentang pernyataan ini, saya ingin mengingatkan tentang kaidah umum akan apa yang diciptakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tentang yang di syari’atkan-Nya.

Kaidah ini diambil darifirman-Nya:

وَهُوَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ (2) سورة التحريم

“Dan Dia Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana” (QS. At-Tahrim: 2).

Dan firman-Nya:

إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا (24) سورة النساء

“Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” (QS. An-Nisa’: 24).

Dan ayat-ayat lain yang menunjukkan penetapan hikmah bagi Allah Azza wa Jalla dalam apa-apa yang Dia ciptakan dan apa-apa yang Dia syari’atkan, maksudnya dalam hukum-hukum-Nya yang kauniyah maupun syar’iyah. Sesungguhnya tidak ada satupun yang diciptakan oleh Allah Azza wa Jalla kecuali ia mempunyai hikmah, sama saja baik dalam pengadaannya maupun peniadaannya. Dan tidak ada sesuatupun yang disyari’atkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kecuali untuk suatu hikmah, baik itu dalam kewajibannya maupun dalam hal pengharamannya atau pembolehannya. Akan tetapi hikmah-hikmah yang di dalamnya dikandung hukum kauni maupun syar’I kadang-kadang dapat kita ketahui dan kadang-kadang tidak dapat kita ketahui, dan kadang-kadang hanya diketahui oleh sebagian orang sedangkan sebagian yang lainnya tidak tahu sesuai dengan ilmu dan pemahaman yang diberikan oleh Allah Azza wa Jalla kepada mereka.

Jika sudah jelas hal ini, selanjutnya kami katakana bahwasannya Allah Azza wa Jalla menciptakan jin dan manusia untuk hikmah yang agung dan tujuan yang terpuji, yaitu ibadah kepada Allah.Hal ini sebagaimana firman-Nya:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ (56) سورة الذاريات

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku” (QS. Adz-Dzariat: 56).

Dan firman-Nya:

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ (115) سورة المؤمنون

“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al-Mukminun: 115).

Firman-Nya:

أَيَحْسَبُ الْإِنسَانُ أَلَّن نَجْمَعَ عِظَامَهُ (3) سورة القيامة

“Apakah manusia mengira bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?” (QS. Al-Qiyamah: 3).

Dan ayat-ayat lain yang menunjukkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala mempunyai hikmah yang sempurna akan penciptaan jin dan manusia, yaitu ibadah kepada-Nya. Ibadah1) adalah menghinakan diri kepada Allah Azza wa Jalla dengan kecintaan dan pengagungan, dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya sesuai dengan cara yang diatur oleh syari’at-Nya. Allah Ta’ala berfirman:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاء (5) سورة البينة

“Padahal mereka tidak diseur kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam menjalankan agamanya dengan lurus….” (QS. Al-Bayyinah: 5).

Inilah hikmah dari penciptaan jin dan manusia, oleh karena itu barangsiapa yang durhaka dan menyombongkan diri terhadap Rabb-nya dari kewajiban beribadah kepada-Nya, berarti dia telah melanggar hikmah ini, yang mana dengannya Allah menciptakan para hamba, dan kesaksian dia bahwa Allah menciptakan makhluk ini sia-sia meskipun dia tidak menyatakannya secara terang-terangan akan tetapi perbuatannya itu (yakni tidak beribadah kepada Allah, pent) merupakan konsekuensi dari kedurhakaan dan kesombongannya dari taat kepada Rabb-nya.

 

Sumber: Majmu’ Fatawa Fii Arkanil Islam, soal no. 19.

Catatan Kaki:

1) Berkata Syaikhul Islam Ibn Taimiyah rahimahullah Ta’ala:”Ibadah adalah kumpulan nama-nama dari apa-apa yang dicintai dan diridloi oleh Allah Azza wa Jalla dari perkataan dan perbuatan baik yang nampak maupun tidak (Lihat Kitab Fathul Majid Syarh Kitabut Tauhid).

 

Iklan
Komentar
  1. narimo berkata:

    apa hikmah yang didapat oleh jin dengan diciptakannya manusia
    apa hikmah diciptakannya jin bagi manusia

    Allahu A’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s